a.     Sejarah sebagai peristiwa

   kronologi sejarah surabaya Pembahasan ilmu sejarah menyangkut peristiwa yang  telah terjadi pada masa lampau. Melalu peristiwa-peristiwa itulah, ilmu sejarahmendapat gamarantentang kehidupan manusia pada masa lampau. Dalam kaitannya dengan peristiwa masa lampau itulah ilmu sejarah berusaha untuk :

1.       Menyusun rangkaian peristiwa-peristiwa yang telah terjadi dalam ruang lingkup kehidupan manusia sejak masa lampau agar menjadi pelajaran agi manusia dimasa kini dan masa yang akan datang.

2.        Menelusuri awal mula munculnya suatu peristiwa atau mencari sebab-sebab munculnyaperistiwa itu atau berusaha mengembangkan pembahasan peristiwa itu sampai kepada sektor kehidupanmanusiayang mendorong terjadinyaperistiwa itu.

 Dengan demikian sejarah dipahami seagai sesuatu yang telah berlalu, yaitu kejadian-kejadian pada masa lampau yang sudah tidak mungkin terjadi lagi dalam entuk yangsama sehingga tidak mungkin diamati dan disaksikan lagi di masa sekarang dengan tepat.

Sejarah sebagai peristiwa memiliki ciri-ciri :

          Merupakan hasil perbuatan manusiaa

          Memiliki hubungan sebab akibat

           Bersifat obyektif

          Peristiwa benar-benar terjadi

          Bersifat abadi unuk dan penting

          Hanya satu kali terjadi

Sejarah sebagai peristiwa berusaha menjawab pertanyaan 5w yaitu,  what, who, where, why, dan when dari suatu peristiwa.

b.      Sejarah sebagai kisah

      Diartikan sebagai sejarah yang disusun berdasarkan pengalaman masa lampau yang dipaparkan sebagai pernyataandari sejarah seagai peristiwa atau peristiwa masa lampau dipaparkan kembali sebagai data sejarah.

Untuk menyusun kisah sejarah sangat diperlukan jejak-jejak masa lampau yang terdapat disekitar kita, yaitu jejak masa lampau yang berisi serangkaian peristiwa atau kejadian-kejadian dalam ligkup kehidupan manusia.

Dengan demikian sejarah sebbagai kisah merupakan :

1.       Aliran sejarah yang ingin menjelaskan sejarah yang berkaitan dengan motivasi manusia yang hidup pada masa lampau.

2.       Sejarah yang bersifat subyektif artinya sejarah yang telah ditafsirkan leh penyusun cerita sejarah disebut dengan sejarawan. sudut pandang sejarawan dapat dipengaruhi oleh iklan waktu, kelompok, ideologi dan aspek lain yang ada dalam kehidupansejarawan yang bersangkutan. Sehingga memungkinkan terjadinya perbedaan bahkan pertentangan tentang kisah sejarah yang ditulis oleh sejarawan yang bereda, terhadap fakta sejarah yang sama.

       Adapun sejarah sebagai kisah memiliki ciri-ciri

          Bersifat subyektif.

          Merupakan hasil karya atau ciptaan seseorang.-         

          Kisahnya nyata atau peristiwanya benar-benar terjadi.

 gambar:kronologi pertempuran 10 november sebagai sejarah yg perlu dikenangkan

 

          Sejarah sebagai peristiwa

          Sejarah adalah peristiwa yg terjadi pada masa lampau sejarah sebagai peristiwa merupakan sejarah sebagaimana terjadinya (historie realite). Tidak semua peristiwa di masalalu dianggap sebagai sejarah. Sutu peristiwa dianggap sebagai peristiwa jika peristiwa itu dapat dikaitkan dengan peristiwa yg lain sebagai bagian dari proses atau dinamika dalam suatu konteks historis. Antara peristiwa-peristiwa itu terdapat hubungan sebab akibat. Penyebab merupakan hal yg menyebabkan suatu peristiwa dapat terjadi

          Kesinambungan antara peristiwa yg satu ke peristiwa yg lain dalam hubungan sebab akibat terdapat dalam konteks waktu,pelaku,dan tempat

          

          Sejarah sebagai peristiwa 

          Pada dasarnya adalah objektif ojektivitas sejarah sebagai peristiwa pada fakta yg berkaitan dengan peristiwa-peristiwa yg benar-benar terjadi.

           

          Sejarah sebagai kisah

          Ada kemungkinan sejarah sebagai kisah bersifat subjektif subjektivitasnya terletak pada bagaimana sejarah tersebut diturunkan atau duceritakan oleh seseorang

          Factor kepentingan terlihat dari cara seseorang menuturkan kisah sejarahnya.

          Factor kelompok social yg dimiliki si penutur ejarah juga dapat mempengaruhi cara penulisan sejarah.

           

          Sejarah sebagai ilmu

          Sejarah sebagai ilmu positif berawal dari anjuran Leopold von Ranke kepada para sejarawan untuk menulis apa yg sesungguhnya terjadi.dengan menulis apa yg terjadi,sejarah akan menjadi objektif.

          Sejarah dapat dilihat sebagai ilmu dengan karakteristik tertentu.sejarah termasuk dalam ilmu manusia yg dalam perjalanan waktu di pecah menjadi ilmu social dan ilmu kemanusiaan.

          Sejarah termasuk ilmu empiris,Karenna itu lah sejarah sangat bergantung pada pengalaman manusia.

          Karena sejarah berbicara tentang manusia,biasanya sejarah di masukkan dalam ilmu kemanusiaan.akan tetapi,sejarah berbeda dengan antropologi dan sosiologi.sejarah membicarakan manusia dari segi waktu. Dalam waktu. Ada 4 hal yg perlu diperhatikan.yakni perkembangan,kesinambungan,pengulangan,dan perubahan artinya sejarah melihat perkembangan masyarakat dari satu bentuk kebentuk yg lain.

          Sejarah juga melihat kesinambungan yg terjadi dalam suatu masyarakat.sejarah juga melihat pengulangan peristiwa yg terjadi pada masa lampau.sejrah juga melihat perubahan yg terjadi di dalam masyarakat yg biasanya disebabkan oleh pengaruh dari luar.

          Dalam maneliti objeknya,sejarah berpegang dengan teorinya sendiri.selain mempunyai teori,sejarah juga mempunyai generalisasi seperti ilmu lain,sejarah juga menarik kesimpulan-kesimpulan umum.sering kali generalisasi sejarah merupakan koreksi atas kesimpulan-kesimpulan ilmu lain.untuk itu sejarah juga mempunyai metode sendiri,berbeda dengan hokum ilmu-ilmu social yg terlalu bersifat mekanis.metode sejarah bersifat terbuka dan hanya tunduk pada fakta.

          Sejarah juga seperti ilmu-ilmu lain yg membutuhkn riset,penulisan yg baik,penalaran yg teratur,dan sistematika ygruntut,serta konsep yang jelas.

           

          Sejarah sebagai seni

          Sejarah juga dapat di lihat sebagai seni.sebagaimana seni,sejarah juga bmembutuhkan intuisi,emosi,dan gaya bahasa.

          Dalam melihat sejarah sebagai seni yg akan memakai intuisi.sejarawan harus dapat membayangkan apa yg sebenarnya sedang terjadi dan apa yg terjadi sesudahnya.

          Sejarah sebagai seni mempunyai beberapa kekurangan.pertama,sejarah sebagai seni akan kehilangan ketepatan dan objektivitasnya Karenna seni merupakan hasil imajinasi,kwtepatan dan objektivitas sangat perlu dalam penulisan sejarah.ketepatan berarti kesesuaian antara fakta dgn tulisan sejarah,objektivitas berarti tidak ada pandangan yg individual.kedua sejarah akan terbatas.

          Sejarah juga memberikan sumbangan terhadappenulisan sejarahseni memberikan karakteristik yg dapat menggambarkan watak orang dalam biografi kolektif.

 

Sumber :buku LKS , paket sejarah dan  http://sejarah-interaktif.blogspot.com/2011/12/sejarah-sebagai-peristiwa-kisah-ilmu.html

About sugiono geger

History Teacher in SMA Negeri I Geger Madiun East Java

Silahkan Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s