Istilah Apartheid pertama kali didunakan oleh orang-orang keturunan Belanda yang lahir di Afrika Selatan. Istilah itu mengandung arti Pemisahan.Pemisahan dimaksudkan adalah pemisahan orang-orang belanda (kulit putih) dengan penduduk asli Afrika kulit hitam.Istilah apartheid kemudian berkembang menjadi suatu kebijakan politik dalam kebijakan negara. Politik Apartheid pernah berlaku di Afrika selatan dari tahun 1948-1991. Politik apartheid di Afrika Selatan dirintis pada masa pemerintahan  Francois Daniel Malan . Dalam politi apartheid bangsa Afrika selatan terbagi menjadi empat golongan yaitu :1. Ras Putih 2. Ras Hitam. 3. Ras berwarna (campuran) 4. Ras Asia.

Dalam Politik apartheid diharuskan adanya pemisahan dalam perumahan , pendidikan, lapangan kerja, sarana umum, sarana transportasi, bahkan pantai.

 

 

Politik apartheid mulai berakhir pada masa pemerintahan Frederik Willem de Klerk, dimana pada masa pemerintahannya diadakan penghapusan tiga UU yang memperkuat kekuasaan Apartheid yaitu :

1. Land act yaitu undang-undang yang melarang orang kulit hitam memiliki tanah diluar wilayahnya.

2. Group areas act yaitu undang-undang yang mengatur pemisahan tempat tinggal.

3. Population registration act yaitu undang-undang yang mewajibkan semua orang kulit hitam untuk mendaftarkan diri menurut kelompok sukunya masing-masing.

About sugiono geger

History Teacher in SMA Negeri I Geger Madiun East Java

Silahkan Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s