Dalam buku “ The Everyday Genius “ karangan Peter Kline, sebagaimana dikutip oleh Dryden dan Vos dalam bukunya “ The Learning Revolution “ dinyatakan bahwa “ Learning is most effective when it ‘s Fun “.

Istilah menyenangkan berarti seluruh komponen fisik dan non fisik kita bebas dari tekanan. Istilah menyenangkan berarti kita berada dalam keadaan yang amat rileks, tidak ada sama sekali ketegangan yang mengancam pada sudut-sudut terkecil dalam diri fisik dan non fisik kita. Istilah menyenangkan juga berarti diri kita berada dalam keadaan yang benar-benar lepas dan bebas. Sehingga suasana santai dan menyenangkan ini merupakan suasana yang kondusif untuk terjadinya interaksi antar peserta didik , maupun antara peserta didik dengan lingkungannya. Proses pembelajaran yang demikian itulah yang kemudian di Indonesia dikembangkan menjadi pembelajaran yang kita kenal dengan istilah “ Pakem ” yang merupakan singkatan dari pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan atau ada yang menyebut dengan istilah “ Paikem “ yaitu Pembelajaran Aktif, Inofatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan. Untuk dapat menghasilkan sistem pembelajaran yang aktif, inofatif, kreatif, efektif maupun yang menyenangkan tersebut alangkah baiknya kalau kita mengenal lebih jauh tentang beberapa metode mengajar yang ada, diantaranya yaitu :

1. Metode Ceramah.
Metode ini dalam menyampaikan materi kepada peserta didik dilaksanakan secara lisan, berfungsi untuk menghemat waktu, biaya dan peralatan. Kelemahan metode ceramah yaitu peran serta peserta didik sangat rendah. Oleh sebab itu untuk mendapatkan hasil yang optimal disarankan apabila menggunakan metode ini hendaknya ditunjang dengan penggunaan media yang baik, seperti peta konsep, LCD-media power point, gambar , OHP, Internet dan lainnya. Juga disarankan disisipi dengan metode-metode lain seperti tanya jawab, pemberian tugas atau yang lainnya.

2. Metode Demonstrasi.
Demontrasi merupakan metode yang digunakan untuk membelajarkan peserta didik dengan menceritakan dan memperagakan suatu langkah-langkah pengerjaan sesuatu. Demonstrasi merupakan praktek yang diperagakan kepada peserta. Karena itu demonstrasi dapat dibagi menjadi dua tujuan yaitu demonstrasi proses yang digunakan untuk memahami langkah demi langkah dan demonstrasi hasil yang digunakan untuk memperlihatkan atau memperagakan hasil dari sebuah proses. Biasanya setelah demonstrasi akan dilanjutkan praktek oleh peserta sendiri. Dan sebagai hasilnya peserta akan mendapatkan pengalaman belajar langsung setelah melihat , melakukan, dan merasakan sendiri. Kelemahan metode ini yaitu memerlukan banyak waktu.

3. Metode Tanya jawab.
Metode ini digunakan untuk mengaktifkan siswa dan untuk mengukur keberhasilan siswa dalam menyerap materi. Kelemahan metode ini, yang aktif hanya siswa tertentu yang bisa menjawab atau yang berani bertanya.Sedangkan yang lain cenderung tidak memperhatikan dan masa bodoh.

4. Metode Diskusi.
Metode diskusi digunakan untuk menumbuhkan interaksi antar siswa maupun antara siswa dengan guru. Metode ini juga digunakan untuk memberikan pengalaman kepada siswa agar terbiasa berbicara diforum, mendidik siswa agar dapat menghargai pendapat orang lain.Metode diskusi ada yang membagi menjadi dua yaitu diskusi kelompok dan diskusi kelas. Pada prinsipnya kedua metode itu hampir sama yaitu bertujuan untuk mengembangkan kesamaan pendapat atau kesepakatan atau mencari rumusan terbaik mengenai suatu persoalan. Setelah diskusi kelompok biasanya diteruskan dengan diskusi pleno ( kelas ) yang merupakan pemaparan dari hasil yang dicapai dalam diskusi kelompok. Kelemahan
metode ini banyak waktu yang tersita, siswa yang tidak terbiasa berbicara di muka umum akan bersifat apatis.

5. Metode Simulasi.
Metode ini menampilkan simbol-simbol, atau peralatan yang menggantikan proses, kejadian,atau benda yang sebenarnya, siswa dapat melakukan seperti keadaan sebenarnya, tetapi bukan proses, kejadian atau benda yang sebenarnya.
Pada intinya metode ini memindahkan situasi yang nyata kedalam kegiatan atau ruang belajar karena adanya kesulitan untuk melakukan praktek dalam situasi yang sebenarnya, misalnya seorang siswa sekolah penerbangan sebelum praktek penerbangan akan mengadakan simulasi penerbangan yang dibuat seperti dalam situasi yang sebenarnya ( replika kenyataan )

6. Metode Brainstorming .
Yaitu metode curah (urun) pendapat dari berbagai siswa untuk menemukan alternatif jawaban dari suatu masalah, metode ini dapat digunakan untuk menimbulkan stimulus kepada siswa agar mengeluarkan pendapatnya . Berbeda dengan metode diskusi di mana gagasan seseorang dapat ditanggapi, didukung, dilengkapi, dikurangi atau disepakati, dalam metode curah pendapat , gagasan orang lain tidak untuk ditanggapi . Tujuan metode curah pendapat yaitu untuk membuat kompilasi ( kumpulan ) informasi, pengalaman peserta dan hasilnya kemudian dijadikan peta informasi, peta pengalaman atau peta gagasan untuk menjadi bahan pembelajaran bersama.

7. Metode Studi Kasus
Metode ini difokuskan pada upaya mencari alternatif jawaban dari suatu kejadian, masalah, atau situasi tertentu, kelemahannya metode ini yaitu menyita banyak waktu.

8. Metode Bermain Peran ( Role Playing )
Bermain peran pada prinsipnya merupakan metode untuk “ menghadirkan “ peran-peran yang ada dalam dunia nyata kedalam suatu “ pertunjukan peran” di dalam kelas yang kemudian dijadikan bahan refleksi agar peserta memberikan
penilaian, kelemahan metode ini berhubungan dengan masalah waktu yang banyak tersita.

9. Metode Tutor Sebaya
Yaitu pemberian bimbingan dari siswa yang mampu menguasai pelajaran dengan baik dan cepat kepada siswa yang belum mampu menguasai materi dengan baik, metode ini sebenarnya cukup efektif tetapi tidak bisa digunakan secara terus menerus karena dikawatirkan akan mengganggu bagi yang mempunyai perkembangan lebih cepat.

10. Metode Praktek Lapangan
Metode praktek lapangan bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengaplikasikan pengetahuan dan ketrampilan yang diperolehnya. Kegiatan ini biasanya dilakukan dilapangan atau tempat kerja maupun di masyarakat. Keunggulan metode ini adalah pengalaman nyata yang diperoleh dapat langsung dirasakan oleh peserta. Sehingga dapat memacu peserta untuk mengembangkan kemampuannya. Sifat dari metode praktek lapangan ini yaitu mengembangkan ketrampilan dari peserta didik. Dan beberapa metode yang lain yang tentunya masih banyak. Demikianlah sebagian metode pengajaran yang tentunya perlu kita ketahui. Pada prinsipnya setiap metode pengajaran mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita tinggal memilih yang sesuai dengan situasi dan kondisi kelompok siswa yang kita ajar, yang tentunya dengan mempertimbangkan materi apa yang kita pelajari, dan yang tidak kalah penting juga mempertimbangkan mengenai masalah pembagian waktu yang menjadi target kurikulum . Dalam Dinamika Kelompok proses pembelajarannya disarankan menggunakan daur belajar melalui pengalaman ( Experiential Learning Cyrcle ), sehingga apabila kita mempelajari sesuatu dapat langsung mempraktikkannya ( learning by doing ). Khong Hu Chu pernah mengatakan yang intinya bahwa efektifitas hasil pembelajaran tinggi, apabila subyek didik langsung mengerjakan dan langsung mengalami. Saya kerjakan dan saya mengerti. Atau dengan kata lain yang lebih populer yaitu If You hear you forget, If You see you remember and If You do you understand. Pada akhirnya ditangan gurulah baik buruknya sistem pendidikan yang ada di suatu Negara . Mudah-mudahan saja di negeri yang indah ini masih ada sisa-sisa idealisme ataupun juga keikhlasan, sehingga dunia pendidikan yang menjadi ujung tombak kemajuan suatu negara,tidak akan terkena abrasi dari imbas kemajuan jaman yang memang menekankan pada unsur materi, mudah-mudahan guru tetap merupakan profesi mulia dan diminati, amien.(segeran, 2010)
Penulis : Sugiono, S.Pd
Guru Sejarah SMA Negeri I Geger Kab. Madiun

Silahkan Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s