Jalur penyebaran agama Hindu-Budha/jalur perdagangan Kuno

 

Pada sekitar abad ke-2 sampai dengan  5 Masehi, diperkirakan  telah masuk agama  dan  kebudayaan  Buddha  ke  Indonesia.  Kemudian  disusul pengaruh Hindu ke Indonesia pada abad ke-5 Masehi. Agama dan budaya Hindu-Buddha dibawa  ke Indonesia  oleh  para  pedagang dan  pendeta dari India atau  Cina, masuk ke Indonesia  mengikuti dua jalur. Baca lebih lanjut

Iklan

Teori masuknya agama Hindu-Budha ke Indonesia

Bagaimana proses  masuk  dan  berkembangnya   agama  dan  kebudayaan Hindu–Buddha ke Indonesia?  Siapa  yang membawa  agama  dan  kebudayaan Hindu–Buddha ke Indonesia? Hal itu menimbulkan berbagai macam interpretasi karena tidak ada bukti yang konkrit. Ada beberapa hipotesis tentang  masuknya agama  dan budaya Hindu–Buddha ke Indonesia,  antara  lain sebagai berikut.

2. Hipotesis Waisya

Hipotesis waisya mengungkapkan bahwa masuknya agama dan kebudayaan   Hindu  dibawa  oleh  golongan  pedagang (waisya). Mereka mengikuti angin musim (setengah tahun berganti arah) dan enam bulan menetap di Indonesia  dan menyebarkan agama  dan kebudayaan  Hindu.

Menurut para pendukung hipotesis waisya, kaum waisya yang umumnya  merupakan kelompok  pedagang inilah yang  berperan besar dalam menyebarkan agama  dan kebudayaan  Hindu ke Nusantara. Mereka yang menjadikan munculnya budaya Hindu sehingga dapat diterima di kalangan  masyarakat.. Pada saat itu, para pedagang banyak berhubungan dengan  para  penguasa dan  rakyat.  Jalinan  hubungan  itu yang membuka peluang  terjadinya  proses  penyebaran agama  dan  budaya  Hindu.  Salah satu tokoh pendukung hipotesis waisya adalah N.J. Krom. Baca lebih lanjut

PUISI CINTA

                           CINTAKU

Sampai jauh nun di sana.

Untuk menggapai cinta mata yang membara,

Gunung gunung berhamparan menerjang..

Ingatkan.. ….

Olehmu mengapa ‘kujadi tergila gila…

Nama dan jiwa selalu ‘kan sebutkan….

Oleh diri yang tiada harganya.

 

Dalam kelam yang mencekam..

Indah bagaikan darah.

Padam bagai merah membara

Lautan sirna..

Olehmu……..

Manusia yang penuh dosa..

Akan hancurkan diri ini

Baca lebih lanjut

CONTOH SOAL USBN SEJARAH

  1. Untuk menghasilkan sejarah sebagai kisah, ilmu sejarah memerlukan metode untuk mengolah fakta menjadi kisah sejarah, karena sejarawan harus sadar bahwa tulisan itu bukan hanya sekedar untuk kepentingan dirinya, tetapi juga untuk dibaca orang lain, sehingga perlu dipertimbangkan struktur dan gaya bahasa penulisannya. Heuristik merupakan langkah awal  yang dapat digunakan dalam penulisan tersebut yaitu ….
    • melakukan interpretasi terhadap teori tertentu
    • menganalis sumber-sumber sejarah yang ada
    • memanfaatkan sumber sejarah dari daerah lain
    • mencari dan menemukan sumber sejarah
    • memeriksa kebenaran sumber suatu peristiwa

Baca lebih lanjut

CONTOH SOAL USBN SEJARAH

1.Dalam sejarah Indonesia kita mengenal pembabakan zaman praaksara, zaman Hindu-Buddha dan zaman Islam. Pengelompokkan atau pembabakan peristiwa-peristiwa masa lampau yang sangat panjang menjadi beberapa zaman disebut ….

  • kronik
  • kronologi
  • anakronis
  • kontinuitas
  • periodisasi

Baca lebih lanjut

CONTOH SOAL USBN SEJARAH

  1. Sumber-sumber sejarah masa lampau dapat berupa barang peninggalan tertulis maupun tidak tertulis, berikut ini yang peninggalan sejarah yang termasuk inskripsi antara lain ….
    • tulisan yang ditorehkan pada benda keras seperti batu, logam, dam kayu
    • dokumen resmi tentang suatu persetujuan, pengakuan dan pemberian hak
    • barang-barang cetakan yang ditemukan di lapisan bumi tertentu
    • naskah-naskah yang berisi perjalanan sejarah tokoh-tokoh tertentu
    • seluruh peninggalan tertulis maupun gambar yang telah dibukukan

Baca lebih lanjut

LAHIRNYA SUPERSEMAR

Pada  tanggal  11  Maret  1966 di Istana  Negara  diadakan  Sidang  Kabinet Dwikora  yang  telah  disempurnakan yang  dipimpin  langsung  oleh  Presiden Soekarno dengan   tujuan  untuk  mencari  jalan  keluar  terbaik  agar  dapat menyelesaikan   krisis yang  memuncak secara  bijak. Ketika  sidang  tengah berlangsung, ajudan  presiden  melaporkan bahwa  di sekitar  istana  terdapat pasukan  yang  tidak dikenal.  Untuk  menghindari segala  sesuatu  yang  tidak diinginkan,  maka  Presiden  Soekarno menyerahkan pimpinan  sidang  kepadaWaperdam II  (Wakil Perdana  Menteri  II)  Dr J.  Laimena.  Dengan  helikopter, Presiden  Soekarno didampingi  Waperdam I, Dr Subandrio,  dan Waperdam II Chaerul Saleh menuju Istana Bogor. Seusai sidang kabinet, Dr J. Laimena pun menyusul ke Bogor. Baca lebih lanjut

MASA PENJAJAHAN EROPA DI INDONESIA

Dengan  ditutupnya Bandar Konstantinopel oleh Turki Usmani maka hubungan perdagangan antara  Eropa dan Asia terputus.  Hal inilah yang mendorong bangsa- bangsa  Barat  mencari  jalan sendiri ke dunia  Timur untuk  mendapatkan rempah- rempah. Melalui penjelajahan samudra,  bangsa-bangsa Barat berhasil menemukan daerah-daerah baru, seperti Amerika, Afrika, dan Asia termasuk  Indonesia.

Bangsa Portugis dan Spanyol berhasil mendarat di Indonesia,  kemudian disusul bangsa-bangsa Barat  lain,  seperti  Belanda.  Kedatangan Belanda  yang  semula berdagang  dengan  membentuk kongsi  dagang  (VOC) kemudian  berhasrat  untuk menguasainya. VOC  menerapkan monopoli  perdagangan dan  penetrasi  politik. Itulah sebabnya kedatangan VOC di berbagai daerah di Nusantara selalu mendapatkan perlawanan. Berawal dari kongsi dagang inilah, akhirnya seluruh daerah diNusantara jatuh ke tangan  kekuasaan  Belanda. Nah, untuk memahami dengan baik materi bab ini, ikuti dengan  saksama  uraian materi berikut ini. Baca lebih lanjut

GLOSARIUM DAN ISTILAH ISTILAH SEJARAH

3 G, Gold, Glory,GOSPEL  :      Tiga kata semangat untuk  mencari kekayaan ekonomi                                            (emas), kejayan politik dan menyebarkan agama Kristen

Absolut       :  Mutlak, kekuasaan yang besar, tidak terbatas.

Akulturasi :   perpaduan antara dua atau lebih  kebudayaan  yang berbeda dengan ciri khas budaya awal masih nampak

Arus Balik :   teori  yang mengatakan bahwa  proses  kedatangan Hindu keIndoensia dilakukan oleh orang Indonesia asli Baca lebih lanjut

SOAL SEJARAH SMA

  1. Peristiwa sejarah terjadi dengan mengikuti hukum kausalitas atau sebab-akibat, sehingga saling terkait antara satu peristiwa dengan peristiwa lainnya. Oleh karena itu, penyusunan peristiwa sejarah harus dilakukan secara kronologis maksudnya….
    • Peristiwa sejarah harus disusun berdasarkan urutan waktu penemuannya.
    • Peristiwa sejarah harus disusun berdasarkan urutan waktu kejadiannya.
    • Pengungkapan peristiwa sejarah harus dilakukan secara mendetail.
    • Kisah sejarah yang panjang disusun dengan periodisasi sejarah.
    • Peristiwa sejarah harus diseleksi sesuai dengan tingkat kepentingan .

Baca lebih lanjut

BENTENG PENDEM VANDEN BOSC NGAWI

pendem 7 Benteng Van den Bosch, lebih dikenal sebagai Benteng Pendem adalah sebuah benteng yang terletak di Kelurahan Pelem, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Benteng ini memiliki ukuran bangunan 165 m x 80 m dengan luas tanah 15 Ha. Lokasinya mudah dijangkau yakni dari Kantor Pemerintah Kabupaten Ngawi +/- 1 Km arah timur laut. Letak benteng ini sangat strategis karena berada di sudut pertemuan sungai Bengawan Solo dan Sungai Madiun. Benteng ini dulu sengaja dibuat lebih rendah dari tanah sekitar yang dikelilingi oleh tanah tinggi sehingga terlihat dari luar terpendam. Baca lebih lanjut

SEJARAH BERDIRINYA KABUPATEN MADIUN

madiunKabupaten Madiun ditinjau dari pemerintahan yang sah, berdiri pada tanggal paro terang, bulan Muharam, tahun 1568 Masehi tepatnya jatuh hari Karnis Kilwon tanggal 18 Juli 1568 / Jumat Legi tanggal 15 Suro 1487 Be – Jawa Islam. Berawal pada masa kesultanan Demak, yang ditandai dengan perkawinan putra mahkota Demak Pangeran Surya Patiunus dengan Raden Ayu Retno Lembah putri dari Pangeran Adipati Gugur yang berkuasa di Ngurawan Dolopo. Pusat pemerintahan dipindahkan dari Ngurawan ke desa Sogaten dengan nama baru Purabaya (sekarang Madiun). Pangeran Surya Patiunus menduduki kesultanan hingga tahun 1521 dan diteruskan oleh Kyai Rekso Gati. (Sogaten = tempat Rekso Gati) Baca lebih lanjut