Pemerintah Orde lama di bawah Presiden Sukarno menjalankan politik konfrontasi dengan Malaysia . Hal ini disebabkan pemerintahan orde lama tidak setuju dengan pembentukan negara Federasi Malaysia yang dianggap proyek neo kolonialisme Inggris (negara Oldefo) yang bisa dianggap membahayakan Indonesia dan negara-negara Nefo. Presiden Soekarno mengucapkan dwi komando rakyat ( Dwi Kora) pada tanggal 3 Mei 1964 yang isinya sebagai berikut :
1. Perhebat ketahanan refolusi Indonesia
2. Bantu perjuangan rakyat Kalimantan utara untuk membebaskan diri dari  nekolim Malaysia.
Pelaksanaan Dwi kora diawali dengan pembentukan komando siaga di bawah pimpinan Marsekal Omar Dani. Komando siaga bertugas mengirim sukarelawan ke malaysia timur dan Barat. Dalam rangka mengerahkan sukarelawan untuk tugas-tugas dibidang militer dibentuk “ Brigade Sukarelawan Bantuan Tempur Dwi Kora “ dibawah pimpinan kolonel Sabirin Mochtar. Sasaran gerakan sukarelawan ini adalah sepanjang garis perbatasan kalimantan Utara dan di semenanjung Malaysia/Riau. Gugur dalam operasi dwi kora ini yaitu sersan KKO Usman dan kopral KKO Harun

About these ads

Tentang Sugiono Geger

History Teacher in SMA Negeri I Geger Madiun East Java

Silahkan Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s